Angel baru saja pindah ke sebuah apartement baru dimana ia memutuskan hidup baru, kepergiaan sang kekasih membuat dia harus bertahan dalam kesedihan sekaligus rasa sakit yang ada di tubuhnya. Sebulan setelah ia tinggal di apartement itu, ia mendapatkan sebuah surat yang dialamatkan kepada Vivi yang ternyata adalah penghuni sebelumnya. Ia menyimpan surat itu berharap Vivi datang dan mengambilnya, setiap dua bulan sekali surat itu datang dan terhenti pada surat ke empat setelah delapan bulan berlangsung.
Angel penasaran dengan isi surat itu lalu membukanya, ternyata isi surat itu hanyalah potongan kartu sebuah gambar danau yang indah diikutin sebuah tulisan penantian seorang pria yang akan menunggu selamanya kekasihnya untuk datang. Ntah apa yang membuat Angel begitu ingin menemui pria itu walau pada dasarnya ia hanya ingin mengembalikan surat itu. Ketika bertemu dengan pria itu ternyata pria bernama Joey itu hanya berusia 18 tahun yang baru saja mengenal cinta.
Angel menikmati danau indah itu tapi sayang ia sering mengalami sakit hingga Pingsan, hidupnya diselamatkan dua kali oleh Joey, sebagai balas jasanya ia pun bersedia membantu Joey mencari dimana Vivi berada. Tekad Joey terhadap cinta sejatinya membuat Angel begitu kagum pada sosok anak muda yang masih bersifat kekanak-kanakan tersebut. Perjalanan waktu membuat mereka menjadi dekat hingga sebuah pertanyaan muncul menjelang natal tiba
“ Apa arti natal buat kamu Angel?” tanya Joey
“ Natal berarti sebuah kesempatan aku untuk hidup lebih lama dan lebih percaya akan keindahan Kasih tuhan“
Joey mungkin tidak akan pernah sadar arti kata dan maksud Angel. Hingga suatu ketika Angel berhasil menemukan siapa Vivi yang ternyata adalah seorang gadis penggoda lelaki tua, Angel ingin mengatakan kebenaran kepada Joey tapi ia takut hati anak muda itu tersakiti, ia hanya menyuruh Joey untuk berhenti mencari Angel. Joey marah dan mengatakan bahwa Angel tidak tau arti cinta dan kesetiaan. Joey pergi dengan kemarahan dan kembali saat melihat dengan matanya sendiri siapa Vivi. Saat ia ingin meminta maaf Angel terjatuh dan penyakitnya ternyata lebih parah dari yang ia duga.
Kanker otak yang bersarang padanya membuat ia tidak pernah sadarkan diri, Apa yang harus dilakukan Joey.. kisah natal terindah
>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>
Angel baru saja pindah ke sebuah apartement baru, banyak hal yang membuatnya harus membangun hidup baru. Kepahitan adalah salah satu penyebab mengapa ia mau memilih hidup seorang diri disebuah kota yang tidak ia kenal dan pastinya tugas baru yang ia ambil untuk hidup barunya siap menanti. Hari-harinya begitu tenang hingga sebuah surat terkirim ke kotak pos didepan pintunya. Angel membawa masuk surat itu bertanda untuk seseorang bernama Vivi.
Ia tidak merasa kenal dengan penerima surat itu hingga kemudian ia bertanya kepada tetangganya tentang Vivi. Gadis itu ternyata adalah penghuni sebelum Angel datang, Angel berpikir untuk menyimpan surat itu hingga nanti Vivi datang untuk mengambilnya. 2 bulan berlalu, surat itu kembali datang untuk Vivi. Angel masih saja menyimpan surat itu, anehnya surat itu rutin terkirim setiap 2 bulan sekali hingga memasuki surat ke empat.
Natal akan tiba, Angel sadar kini ia seorang diri. Dulu, seorang kekasih selalu datang padanya untuk merayakan malam itu bersama. Tapi kali ini ia seorang diri tanpa seorang pun yang datang, kepergiaan sang kekasih begitu menyakitkan hingga pada saat itu ia menangis. Sambil memadang bulan purnama bersinar terang. Ia berkata “ Andai saja kau tau, kau begitu berharga bagiku”. Di antara kesedihan itu, ia melihat tumpukan 4 surat yang diatasnamakan Vivi di mejanya. Ia jadi berpikir untuk membuka surat itu.
Satu persatu surat itu dibuka dan ternyata berisi sebuah potongan kartu yang saling berhubungan. Angel menyatukan kartu itu dan tergambarlah sebuah danau indah sejuk dengan air terjun dari atas berbatuan. Dibaliknya tulisan itu bersatu
“ Aku akan menunggu kamu disini, selamanya sampai kapanpun. Semoga cinta akan membawamu datang padaku” dari : Joey.
Tidak ada gambaran siapa pria yang mengirimkan surat itu, tapi dari isinya Angel menarik kesimpulan bahwa kartu ini adalah kartu cinta dari sang kekasih. Keesokan harinya, angel menjadi sangat penasaran dengan siapa Vivi, ia pun bertanya lagi pada sang tetangga. Tetangga itu juga tidak begitu jelas, yang pasti ia bilang Vivi selalu pulang malam dan suatu ketika ia berpamitan akan pindah lalu menghilang begitu saja.
Tetangga itu bahkan tidak tau kemana Vivi. Angel merasa sangat bersalah, ada hal yang membuatnya begitu merasakan penantian sang pria. Nasibnya tak jauh sama dengan pria itu, ia sadar betul bagaimana rasanya menanti. Akhirnya ia memutuskan untuk pergi ke gambar foto itu, dengan mengetik pada Google, akhirnya lokasi itu diketahui dan ia pun berangkat menuju tempat itu, tujuannya satu ingin mengembalikan surat itu.
Tiba di lokasi di saat sore dengan cuaca sejuk. Angel langsung memperhatikan foto di kartu ucapan itu dengan lokasi dan ia merasa sama. ia bermain air danau yang sejuk itu, di danau itu ia tidak sendiri. Masih banyak pengujung yang menikmati tempat indah tersebut. Seseorang melompat begitu saja padanya di atas danau untuk berenang dan cipratan air itu mengenai bajunya. Angel berteriak kesal, orang itu tak bersalah sedikitpun padanya. Malah asyik bermain air.
“ Hei kamu? Punya mata ga sih? Ga liat ada orang ya disini?”
“ Lalu kenapa?” jawab pria itu ketus
“ Aku jadi basah kuyub tau ga?”
“ Salah sendiri ngapain kamu disana?”
Angel menjadi emosional, ia mengambil batu kecil lalu hendak melempar pria itu, tapi pria itu bergerak terlalu cepat. Sambil meledek-ledek Angel pria itu pun menghilang di atas air. Angel bersumpah dalam hatinya akan memberikan pelajaran pada pria itu bila ia bertemu lagi nanti. Ia pun mencari penginapan terdekat dari lokasi danau itu. disaat malam, saat ia lapar kemudian mencari makanan di sekitar penginapan. Ia tiba di restorant seafood.
Seorang pemuda yang tak asing baginya muncul dan Angel merasa ingat benar dengan pria itu, pria itu adalah orang yang tadi membuatnya marah di danau. Tanpa basa basi ia mengambil air di teko kemudian menguyur pria yang sedang makan sendirian itu.
“ Hei. Apa-apaan sih kamu?”
“ itu hadiah buat kamu, masih aku kan.. ?
Pria itu terdiam, ia bahkan sudah lupa dengan siapa Angel. Ia bangkit sambil melotot Angel namun tidak bicara
“ Mau apa.. mau ribut ya sini kalau mau, jangan pikir kamu laki-laki aku ga berani..” Angel sambil mengacungkan tangannya.
Kemudian pelayan-pelayan restorant itu memisahkan mereka. Angel merasa tidak mood untuk makan lagi, akhirnya ia berjalan pergi meninggalkan pria yang masih menatapnya dengan sejuta tanda tanya. Angel merasakan kedinginan di malam itu, ia bahkan lupa jalan menuju hotelnya. Sesosok pria muncul di hadapannya. Angel melihatnya tampak bayang-bayang dan akhirnya berlari kencang kemudian terjatuh, pria itu mendekatinya.
“ Tolong.. “ teriak Angel.
“ Kamu jangan salah paham, aku cuma mau balikin ini..”
Angel melihat pria itu mengembalikan sebuah amplop besar milik Angel yang tertinggal di restorant tadi.
“ Terima kasih..” Angel bangkit dan berjalan cepat dan pria itu memperhatikannya.
Tiba-tiba Angel merasa kebingungan dan berbalik arah.
“ Aku mau tanya kemana arah hotel Losari?”
Pria itu mengeleng-gelengkan kepalanya, saat ia hendak menjelaskan arah. Angel tiba-tiba pingsang.
“ Nona.. nona..” Angel pun tak sadarkan diri.
***
Angel tersadar dengan pria disampingnya di sebuah ruangan yang tidak ia tau. “ Aku dimana?” pria itu menjelaskan angel sedang berada di ruang P3K di hotel.
“ Kamu sakit ya..?” tanya pria itu dan Angel terdiam
“ Bukan urusan kamu!”
“ Aku tau bukan urusan kamu, tapi gara gara kamu pingsan aku jadi ngurusin kamu.. tau?”
Angel terdiam.. ia mencoba bangkit.tapi kepalanya masih terasa berat
“ Kalau ga kuat ga usah sok gengsi mau pulang cepat-cepat deh.. “
Angel menatap pria itu?”
“ Apa yang kamu tau tentang aku.. ?”
“ Aku ga tau apa apa. Yang aku tau kamu sangat merepotkan..!”
“ Yauda pergi aja sana.. aku ga perlu kamu kok.. !”
“ Ok deh kalau gitu..terima kasih uda bikin aku sibuk hari ini..”
Angel menatap pria itu pergi. Ia terdiam segera mengambil isi tasnya. Lalu minum obat yang ia bawa dari kota. Ia merasa sia-sia berada disini, tujuannya belum tercapai. Ia pun bertekad esok secepatnya mencari tau siapa pemilik surat ini,surat itu begitu rumit karena tidak memberikan alamat pengirim. Pagi pagi sekali ia sudah berada di danau untuk memperhatikan setiap orang pria yang seorang diri, hingga lagi lagi ia bertemu dengan pria semalam menolongnya. Angel merasa menyesal telah kasar terhadap pria itu, ia pun mendekati pria itu.
“ Terima kasih ya atas pertolongan kamu semalam!”
Dengan jutek pria itu menjawab “ Uda basi..!”
“ Terserah setidaknya aku uda ucapin terima kasih.. “ Angel pergi kemudian selembar kartu pos itu terjatuh dan pria itu dengan cepat mengambilnya. Ia memperhatikan isinya dan segera berlari mendekati Angel
“ Tunggu..”
“ Napa lagi..” tanya Angel. “ Darimana kamu dapat kartu ini..”
“ emang kenapa?” tanya angel balik. “ Ini punyaku..?”
“ Ooo ini punya kamu toh.. astaga aku benar-benar menyesal banget jauh-jauh kemari hanya buat ngaterin kartu ini sama orang kayak kamu..bener-bener bodoh banget aku, neh aku balikin semuanya..” angel memberikan kartu itu.
“ Tunggu, kenapa kartu ini ada di kamu..”
“ Mana aku tau,. Yang pasti orang yang kamu cari itu uda pindah, dan aku yang tinggal di apartement dia!”
“ Vivi.. kemana dia?”
“ kalau aku tau, aku ga mungkin sampai kemari.. dasar aneh!!”
Tiba tiba angel merasa pusing dan terdiam sambil memegang kepalanya. Pria itu mulai cemas dan mendekati angel
“ Jangan sentuh aku.. aku gapapa.. aku rasa tujuan aku sudah selesai. Aku mau pulang..”
“ Ok OK.. Sorry banget kalau bikin kamu marah, harusnya aku berterima kasih sama kamu. Uda nganterin surat ini.. !”
“ Uda basi..” jawab Angel.
Angel berjalan sepoyongan, hidungnya mulai mengalir darah segar dan ia kembali pingsan. Pria itu mendekati angel dan segera mengangkut tubuhnya. Ia bangkit beberapa saat kemudian tapi kali ini ia berada diantara sebuah rumah kecil yang dibangun penduduk disekitar danau. Dan pria itu masih disampingnya. “ Kamu uda bangun” ujar pria itu dan Angel tampak heran.
“ oh ya.. aku Joey.. panggil aja Jo.. “ , Angel tidak bicara lalu mengambil isi tasnya dan mengambil obat. Joey dengan spontan mengambilkan air padanya. Kali ini Angel lebih ramah dari sebelumnya. “ Terima kasih..aku Angel” . “ Sekarang kita impas ya..aku sudah menolong kamu dua kali saat kamu pingsan. Hehehe” canda pria itu.
“ Boleh aku bertanya padamu. Siapa Vivi?” tanya Angel dan Joey terdiam sejenak kemudian bercerita tentang sejarah nya.
Joey dan Vivi adalah sepasang kekasih yang jatuh cinta pada pandangan pertama di danau ini. mereka terlibat cinta lokasi saat merayakan natal di danau ini. tanpa sadar cinta itu begitu dalam walau hanya dalam hitungan hari. Sayang mereka harus berpisah dan berjanji untuk bertemu lagi kelak tahun ini, saat itu Vivi seperti yang ia ketahui sudah punya kekasih, Joey bersedia menunggu hingga ia sendiri lalu mengirimkan kartu pos itu kepada Vivi untuk membuktikan ia masih setia menunggu. Dan ternyata Vivi tidak memberikan kabar.
“ Oh.. gitu.. emangnya kamu ga laku banget ya.. sampai-sampai mau nunggu gitu?”
“ Ngak juga sih. Tapi aku sangat cinta sama dia..”
“ Lalu sekarang gimana, toh dia ga tau apa kamu masih nunggu dia atau ga”
“ Iya juga sih.. makanya aku bingung. Tapi aku percaya cinta akan membawaku padanya.!”
“ Sok romantis banget sih.. lalu apa yang kamu lakukan disini..”
“ Aku berkerja.. tapi sekarang lagi nganggur… maunya sih rayakan natal disini.. tapi nasib deh.. kayaknya gagal..”
“ Ok sejarahmu cukup aku ngerti. Kalau gitu aku mau pulang..”
“ Angel boleh ga..aku ikut kamu dan sampai aku menemukan Vivi aku akan pergi.”
“ Kamu mau nebeng sama aku..”
“ Iya hehe..”
“ Ok deh anggap balas jasa aku karena uda selamatin aku dua kali..”
“ Wah terima kasih..”
Angel pun membawa Joey ke kota dan ia sadar Joey masih terlalu muda dalam urusan cinta. Usia mereka juga sangat jauh berbeda. Sekitar 5 tahun, Joey memang pria daerah yang jatuh cinta pada wanita kota yang menurut angel sebenarnya tidak seperti yang ia bayangkan. Tapi Angel menghargai kesetiaan pria itu dan tulus membantu pria itu. Angel sendiri sadar betul bertapa tubuhnya sendiri tidak sesehat yang ia duga. Hanya obat yang ada di tasnya selalu membantu ia terlihat lebih segar dan kuat. Beberapa hari Joey mencari kemanapun sudut kota mencari Vivi.
Suatu malam ketika angel memasak makanan untuk Joey, Joey sendiri mulai penasaran dengan sosok gadis baik disampingnya. Angel pun bercerita kisahnya. Ia adalah seorang gadis yatim piatu yang tidak memiliki siapapun, ia pernah mencintai seseorang yang begitu berharga baginya, sayang pria itu meninggalkannya begitu saja tanpa kejelasan. Angel sadar betul bagaimana rasanya menanti seseorang yang ia cintai. Bahkan sampai saat ini ia masih menunggu pria yang ia cintai walau ia sadar pria itu mungkin telah memiliki cinta yang lain. Tapi kehadiran Joey memang membawa suasana yang indah dalam hari-hari mereka. Seminggu bersama mereka selalu bersama, natal akan tiba .
Angel bertanya pada Joey.
“ Joey apa arti natal bagimu?”
“ Natal bagiku itu adalah sebuah hari istemewa, karena aku selalu ingat kisah sinterklas yang selalu didongengkan. Tau ga.. aku bahkan sempat minta dikasih jodoh yang cantik dan tau-taunya aku dapat Vivi.. keren kan..” jelas Joey
“ Hehehe kamu benar-benar masih seperti anak kecil ya.. padahal kamu uda 18 tahun juga..”
“ Kalau kamu sendiri apa natal bagi kamu?”
“ Bagiku natal adalah hari indah, karena saat aku merayakan natal itu. hidupku berarti masih panjang dan artinya itu sebuah kebahagiaan.. “
“ kok kayak pengen mati aja sih ngomongnya..?”
Angel tersenyum pada Joey.
“ Apa kado natal yang kamu mau Joey untuk minggu depan?”
“ Aku mau ketemu Vivi dan rayain sama dia, kalau kamu?”
“ Apa ya.. aku sih berharap aku bisa ngeliat natal indah setiap saatnya.. keren kan!”
Joey semakin tidak mengerti arah pembicaraan Angel dan mereka pun menghabiskan makan malam itu penuh ceria. Hari terus berlanjut Angel mulai penasaran dengan sosok Vivi dan saat itu mereka sedang berada di sebuah taman sambil menikmati es krim. Angel bertanya” Ngomong-ngomong sosok Vivi kayak apa sih, emang kamu ga ada fotonya atau gimana gitu?”
“ Aku Cuma ada fotonya dalam hpku, tapi hpku lagi rusak. Jadi ga bisa liat deh.?”
“ Apa tipe HP kamu?” tanya Angel
“ Hm 6600.. emang kenapa?”
“ Ya ampun sini mana memorynya aku buka di Hp aku..”
Joey memberikan memory itu dan angel berusaha membuka dalam Hpnya. “ Coba deh cerita lebih spesifik tentang wajahnya biar aku tau..”
“ Vivi itu putih , tinggi terus hidungnya mancung, bibirnya agak tebal terus rambutnya lulus panjang. Matanya sipit tapi tajam . “
Ketika Joey terus berdongeng tentang rupa gadis yang ia sayangin itu, saat itu mereka saling duduk berhadapan. Dibelakang Joey seorang gadis yang cantik nyaris seperti yang diceritakan Joey sedang berjalan dengan seorang pria tua yang tampak mesra. Angel terdiam kemudian secara kebetulan memory hp milik Joey terbaca di hpnya. Sosok yang ada dibalik belakang Joey saat ini adalah Vivi, tapi Angel sadar bila Joey melihat gadis idamannya itu sedang mesra berjalan ia akan sedih.
“ Kok diam..” tanya Joey
Joey hendak berbalik arah. Angel berkata
“ Joey peluk aku.. “ perintah Angel.” Loh kenapa harus..?” balas Joey
“ Peluk..” teriak Angel dan Joey pun memeluk gadis itu
Angel melakukan ini karena tidak ingin Joey melihat sesuatu yang bisa meruntuhkan hatinya,. Setelah Vivi berlalu barulah Angel bicara.
“ Janganlah pernah mencari gadis itu lagi.. karena dia tidak akan pernah bisa mencintai kamu.”
“ Kenapa kamu bilang gitu..”
“ Karena aku tau semuanya.”
“ Kamu sok tau .. Vivi itu gadis yang baik..ga seperti yang kamu pikir..”
“ Joey.. bisakah kamu percaya padaku sekali ini saja..!”
Joey bangkit.. sambil melotot berkata
“ Emang kamu siapa..? jangan sok tau tentang Vivi. Aku ga suka perkataan kamu..yang paling bisa mencintai aku hanya Vivi.. tidak seorang pun..”
Angel ikut bangkit.
“ Andai saja kamu tau bertapa kenyataan itu menyakitkan.. aku memang bukan siapa-siapa,. Tapi bukalah matamu. Gadis kota tidak seperti gadis yang kamu bayangkan.. “
“ iya dan kamu termasuk salah satunya.. sok tau..”
Joey pergi begitu saja.. angel mengejar
“ Kamu mau kemana..?”
“ Mau cari Vivi..”
Hujan turun saat itu , “ Joey tapi hujan. Pulang dulu..”
“ Aku bisa sendirian.. urus aja diri kamu sendiri. Dan satu lagi jangan pernah sok tau.. “
Joey berjalan meninggalkan Angel.
“ Joey.. kamu boleh percaya aku sekali ini saja.. lain kali terserah kamu. Aku itu sayang sama kamu..”
Suara Angel seperti terelan oleh hujan yang ntah terdengar atau tidak oleh pria itu. Joey berlari menghilang diantara bayangan hujan yang begitu besar. Tubuh angel terasa lemah. Ia pun pulang kerumahnya dengan keadaan basah kuyub, kepalanya terasa berat terlebih air hujan sepertinya membuat keadaanya menjadi rumit. Ketika ia mencari obatnya, tangannya tergesa-gesa hingga semua obat itu berjatuhan ke lantai. Ketika angel hendak mengambilnya tubuhnya terjatuh dan ia pingsan seketika.
Joey tampak marah sekali dengan Angel. “ Dia pikir dia siapa, mentang-mentang gadis kota, emangnya semau kayak gitu, Vivi ga akan kayak gitu… salah banget dia.. nyebelin..” ia terhenti di sebuah cafĂ© terbuka hingga ruangan dalamnya dapat terlihat. Joey terdiam , ia tidak berkata apapun melanjutkan hujatannya tentang Angel. Ia menangis, seperti seorang anak yang kehilangan mainanannya. Gambaran Vivi sedang bersama seorang pria tua membuatnya nyata bahwa apa yang Angel katakan benar.
***
Joey pulang dengan menemukan Angel tergelatak, kali ini ia belumuran darah. Joey merasa cemas kemudian membawa gadis itu ke rumah sakit dengan susah payah sambil menggendongnya. Ia menunggu cemas disamping gadis itu karena satu kenyataan telah ia terima dari sebuah rahasia hidup Angel. Dokter mengatakan padanya, Angel terjankit kanker otak ganas, tapi kali ini kanker itu lebih buruk dari sebelumnya. Joey tidak percaya begitu saja karena Angel terlihat sehat, tapi mengapa tiba tiba sakitnya begitu menyeramkan. “ Dia( Angel,red) mengalami benturan di kepalanya saat terjatuh pingsan dan itu merasang perkembangan kanker itu semakin cepat. “
Joey hanya bisa menangis disamping Angel, ia kini sadar mengapa Angel selalu menantikan natal setiap tahunnya dengan suka cita bahkan melebihi siapapun. Gadis ini terlalu baik untuk mengalami hal yang begitu pahit dalam hidupnya. Joey merasakan ketidakadilan, seorang gadis seperti Vivi yang mempermainkan cinta dalam hidupnya bahkan kini bisa bersenang-senang dengan kemewahan dan tanpa rasa sakit. Tapi mengapa angel yang harus menerima kenyataan pahit itu.
3 hari lamanya Angel tidak pernah sadar, natal semakin dekat. Dalam hitungan satu putaran waktu akan terdengar lonceng kemuliaan kehadiran kristus di atas bumi. Ingin sekali Joey memperdengarkan suara itu pada Angel yang masih tertidur. Disamping angel yang tertidur dengan polosnya Joey berkata
“ Angel kalau saja kamu masih tidak bangun. Aku janji akan membawakan kamu sebuah lonceng besar dan menepuknya di atas kepalamu agar kamu bangun.. bangun Angel.. aku butuh kamu.. setidaknya biarkan aku mengucapkan maaf padamu.” Joey menangis.
Tiba tiba angel bangkit dan berkata.
“ aku ingin sekali melihat lonceng itu Joey.. bisakah kau mengambilnya dan memperdengarkannya padaku.”
“ Angel..” joey histeris memeluk gadis itu.
“ Maafin aku angel.. aku tidak pernah percaya padamu.. aku salah.. maafkan aku”
“ Sudahlah Joey hehe. Janganlah seperti anak kecil , karena kamu itu sebenarnya uda cukup dewasa dalam memilah cinta yang baik untuk kamu..”
“ Sekarang aku janji dalam hidupku. Aku akan mencintai hanya satu orang..”
Angel mennyambung kata-katanya.
“ Vivi..”
“ Salah.. tapi kamu..”
Angel hanya tersenyum.. “ bener..?” tanya angel balik
“ Serius kok. Makanya kamu cepet sembuh nanti aku buktikan..”
Angel menatap pria itu.
“ Ok aku pasti sembuh.. tapi mau ga kamu tolongin aku..kalau aku sembuh nanti aku mau ada didanau saat ketemu kamu. Terus kita berenang disana..”
“ yakin kamu.. emang kamu bisa berenang?”
“ emang tampang aku meragukan banget ya..”
“ sepertinya..” ledek Joey.
“ Tuh kan bikin sebel.. aduh..” tiba-tiba angel merasa sakit kepala dan Joey panic
“ Kamu gapapa..”
“ Aku gapapa.. Joey.. aku mau eskrim.. bisa beliin ga.. coklat vanilla ya..terus ntar kalau aku tidur.. aku kan susah bangun tuh.. kamu sekalian beli lonceng terus ketok sampai aku bangun ya..”
Joey merasa aneh, tapi ia tidak bertanya dan menuruti kata kata Angel. ia pun dengan cepat membeli apa yang angel inginkan karena ia sadar mungkin itu permintaan terakhir angel. sebuah eskrim coklat dan saat angel melihat pria itu pergi. Ia menangis, ia berkata dalam hatinya
“ Joey kau mungkin hanya sesaat dalam hidupku, tapi kamu sangat berharga bagiku. Terima kasih. Ini adalah hadiah natal paling indah dalam hidupku..”
Ia pun memejamkan matanya untuk sesaat dan ketika Joey kembali dengan eskrim. Ia melihat angel benar-benar tertidur.
“ Angel ini eskrim kamu. Bangun Angel..”
Tapi angel tidak bergerak sama sekali.. ia mencoba mengerak-gerakan tubuh Angel yang sudah membeku. Joey sadar gadis itu telah mendingin tanpa nafas tapi ia tidak menyerah.
“ bangun ngel.. bangun.. “ joey mengambil lonceng yang ia beli kemudian memainkan lonceng itu diatas kepala angel untuk terus membangunkan gadis itu. tapi angel tidak bergerak, hanya air mata yang berjatuhan dan semuanya berakhir.
“ Angel,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,, Angel…” histeris Joey.
Angel meninggal tepat natal, kemudian sesuai permintaan terakhirnya untuk ada di danau terakhir bersama Joey. Abunya pun dikembumikan diatas danau dan Joey belajar satu hal dari seorang Angel. bahwa kisah natalnya adalah kisah abadi selamanya
Selamat hari natal dan tahun baru (Fatra Gallih Prahardhika)


0 comments:
Post a Comment