Rss Feed

SAIKO

Dino seorang mahasiswa tampak membanting pintu mesin ATM yang biasa terparkir didepan kampusnya, mulutnya menggerutu bukan karena tidak ada uang di rekeningnya, namun saat itu ATM itu sedang mengalami kerusakan system sehingga ia menjadi emosi. Terlebih hari ini hari terakhir ia harus menyelesaikan cicilan iuran kuliahnya. Bila tidak maka esok ia tidak akan bisa ikut ujian semester, hatinya gundah. Ia menarik nafas sesaat kemudian terpikir olehnya barisan orang yang mengantri disalah satu ATM yang berbeda dengan banknya.
Diheningnya terpikir mungkin ATM itu bisa digunakan untuk menarik uang miliknya. Ketika tiba, antrian begitu panjang hingga 10 orang dan ia berdiri diantara baris ke 11. Hatinya gundah untuk mengantri atau meninggalkan tempat itu karena tidak yakin Kartu ATM miliknya cocok dengan Bank tersebut. Seorang wanita gemuk berdiri didepannya tampak menikmati eskrim. Dino menyentuh badannya dengan perlahan. Wanita itu terdiam, dengan eskrim yang masih ia jilat lalu menoleh Dino yang tingginya 180cm nyaris tertutup oleh bentuk badannya.
“ anda mau melakukan pelecehan sexual ya, jangan cari kesempatan dalam kesempitan ya!” ujar wanita itu.
Semua melirik ucapan wanita itu hingga Dino menjadi malu.” Bukan gitu mbak, salah paham..”
“ lalu toer… toer.. badan saya maksudnya apa, naksir..? nafsu.. !”
Lalu seorang dibaris belakang Dino muncul, ketika orang-orang mulai menarik opini Dino seolah ingin mencari kesempatan pada wanita gemuk itu.
“ Permisi mbak, dia teman saya.. ada apa ya..” ujar pria asing yang membuat bingung Dino bingung dengan ucapannya.
“ Iya teman kamu mau lakuin pelecehan sexual terhadap saya..”
“ bukan gitu, aku Cuma mau Tanya sama ibu ini..”
“ ibu.. emangnya wajah saya yang cantik seperti ibu-ibu?” teriak wanita gemuk itu
Beberapa orang yang tadinya tegang menjadi tertawa melihat kata kata wanita itu. Dino pun memberikan penjelasan tujuannya bertanya untuk memastikan apakah ATM miliknya dapat jalan di mesin ATM tersebut. Wanita itu mengerti dan tampak malu, Dino pun mendapatkan pejelasan dari laki-laki yang menolongnya ternyata adalah seorang menejer bank mesin ATM tersebut.
“ jadi gitu, kalau mesin ini ga bisa juga, aku pasti ga bisa ujian besok..”
Pria yang tampak dewasa itu pun tersenyum.
“ Bagaimana kalau saya pakai uang saya dulu, nanti kamu ganti kalau ATM kamu sudah bisa, karena system format mesin ini tidak sama dengan ATM kamu!”
“ tapi kita kan baru kenal..” Tanya Dino bingung.
Pria itu tertawa.” Saya percaya kamu orang yang jujur, lagipula kamu mahasiswa sini,. Saya bekerja di gedung dekat sini. Tidak perlu ditakutin”. Ucap pria itu yang membuat Dino begitu senang, karena selamat dari petaka ujian esok. Sejak saat itu pria bernama Alex itu menjadi sahabat terbaru Dino, mereka berbeda 8 tahun, Alex belum menikah hingga usianya saat ini 28 tahun. Dino tidak melupakan jasa pria itu hingga ia mengembalikan uang yang pernah ia pinjam saat itu.
Hari dan hari pun berlanjut, setiap selesai mata kuliah Dino selalu datang ke kantor Alex untuk sekedar ngobrol. Karena keduanya begitu nyambung dalam bicara, maklum. Dino adalah mahasiswa baru yang tidak memiliki sahabat-sahabat dekat dengan sifatnya yang keras kepala dan sedikit egois. Sehingga ia merasa teman-temannya terlalu kecil untuk memahami sifatnya yang dewasa sejak kecil. Dan bersahabat dengan Alexlah ia merasa seperti dewasa sesungguhnya.
Keluarga Dino mengalami kesulitan finasial akibat kegagalan usaha ayahnya dalam beberapa tahun. Dino yang mandiri mencoba mencari pekerjaan menjadi model dengan postur yang ia miliki sehingga tidak memiliki masalah walaupun job yang datang padanya sangat terbatas. Alex yang merasa prihatin dengan Dino selalu menawarkan bantuan untuk menyelesaikan permasalahan financial. Dino yang merasa membutuhkan pun akhirnya tidak menolak.
Kedekatan itu membawa Dino mengenal keluarga Alex yang hanya memiliki Ibu yang sudah tua dan boleh dikatakan hidup yang terkecupin. Suatu ketika dalam sebuah perbincangan. Dino bertanya kepada Alex.
“ lex, kok kamu ga cari istri sih, kan ibu kamu sudah tua, ia pasti rindu seorang menantu yang bisa ada disampingnya” Tanya Dino dan Alex hanya tertawa.
“ hm.. aku bukan orang yang bisa hidup dengan wanita dengan cepat lalu menikahinya. Aku selalu gagal dalam urusan wanita. Suatu saat kalau aku sudah dapat, pasti akan segera kunikahi.. “
“ gitu ya.. padahal kamu ganteng kok sebagai cowok..!” kata Dino.
Alex terdiam mendengar ucapan Dino
“ benarkah aku ganteng..” tanyanya ulang. “ serius..” balas Dino.
Kemudian Dino berpamitan. Alex melihat pria muda itu pergi dengan sebuah pandangan yang penuh kasih. Ia melihat sesosok pria muda penuh semangat yang mengingatkannya pada seseorang yang pernah ada dalam hidupnya. Dino mempunyai ambisi untuk menjadi model dengan mengikuti kontes model yang akan diadakan dalam waktu dekat. Ia sadar hidupnya adalah ujian berat, karena dengan model ini iya berharap kelak dapat membuatnya menjadi orang yang tidak kekurangan.
Alex yang melihat pontensi pada Dino, kemudian memberikan semangat. Ia rela memberikan apapun yang bisa ia lakukan untuk membuat Dino menjadi orang yang sukses. Perjalanan waktu ketika karier dino mulai terbuka, ia pun sering menerima tawaran menjadi model baju dan majalah. Alex pun sering memotong setiap artikel tentang Dino lalu menempelkannya dikamar. Ia begitu bangga terhadap dino yang menjadi sahabatnya.
Suatu ketika Dino datang ke kantornya. Namun kini ia tidak sendirian, dengan seorang gadis cantik kampus yang baru saja menjadi kekasihnya. Alex tiba tiba berubah menjadi tidak bersahabat, didepan kekasihnya Dino ia berkata
“ Kantor ini bukan tempat pacaran, dan dilarang membawa wanita.” Ujar Alex yang membuat Dino bingung.
Dino tidak menjawab ucapan itu, ia hanya tersenyum. Dan berpikir mungkin Alex sedang cape karena pekerjaannya sehingga terganggu dengan kedatangan mereka. Ia pun berpamitan. Ketika perjalanan pulang, Angel kekasih Dino berujar kecil.
“ kamu yakin dia pria yang kamu bilang teman baik kamu,. Kok aku merasa ada yang aneh ya!”
“ maksud kamu?” Tanya dino. “ aku melihat tidak seperti perlakuan sahabat ..”.
“ ah kamu mungkin salah, Alex itu teman sejatiku. Dia Cuma lelah saja” bela Dino dan angel hanya terdiam. Dari balik jendela kantor alex yang dapat melihat jalanan di depan kantornya. Ia tampak melotot dan meremas korden jendela itu dengan erat. Tampak ketidaksenangan di wajahnya.
***
Disuatu siang, Angel yang sedang duduk di lantai tempat kampus dikejutkan kedatangan Alex. Pria itu duduk disampingnya. Angel berusaha memberikan senyum.
“ ga usah senyum gitu…” ujar alex dingin
“ sorry, ..” balas angel. “ kamu dan Dino serius atau main2.” Tanya alex.
“ emang kenapa..?” . “ ya, jawab aja .. aku mau tau..”
“ untuk saat ini sih serius tuh, ada apa ya..” ucap angel dan Alex berdiri melotot padanya.
“ aku tau jenis wanita macam apa kamu,. Jadi ga usah ada hubungan dengan dino. Aku uda tau latar belakang siapa kamu. Kamu itu anak haram dari ibu kamu yang pelacur. Kamu mau aku sebarin ke seluruh kampus ini kamu anak haram. Dan satu lagi Dino itu sahabat aku. Lebih baik kamu ga usah pura pura suka ama dia Cuma buat duit dia. Karena duit dia itu semua dari aku. Ngerti!”
“ apaan.. sih..”
“ eh kamu, lebih baik kamu putusin hubungan kamu dengan Dino, atau kamu liat aja apa yang terjadi sama kamu nantinya..!”
Angel tidak senang dengan ancaman itu lalu melaporkan kepada Dino. Dino masih ragu dengan ucapan angel karena ia yakin benar Alex bukan pria sekasar itu. ia pun bertemu dengan Alex untuk mendapatkan perjelasan. Dan angel tentu saja marah karena merasa tidak dipercayai kekasihnya. Alex menyambut dino dengan bahagia ketika pria itu tiba dirumahnya. Mereka duduk sambil ngobrol di teras rumah alex yang luas.
“ emangnya kamu ngomong apa sih ke Angel.” Tanya Dino dan Alex terdiam,
“ Dino. Angel itu pengaruh buruk buat kamu. Uda banyak cowok yang disakitin sama dia. Kamu jangan sampai jadi korban.. dia itu uda pernah matrein teman aku . aku kenal banget gadis itu..!”
Dino terdiam dan sedikit bingung
“ tapi dia itu ga seperti itu sama aku.. sejauh ini baik baik saja”
“ itu Cuma kedok. Kamu ga percaya apa yang aku bilang…” ucap Alex dengan wajah memeras.
Dino menjadi bingung dan gundah. Di satu sisi ia begitu menghargai Alex, disatu sisi ia juga percaya Angel anak yang baik.
“ kamu tidak percaya sama aku, aku ini adalah sahabat dan selalu melindungi kamu sebisa aku. Apalah arti aku selama ini bila ternyata kamu tidak percaya. Sia sia aku berkorban untuk kamu Dino..” ucap alex menangis.
Melihat tangis itu, Dino pun tersadar bahwa alex sungguh2. Dan ia pun pulang dengan sebuah keputusan memutuskan angel. Keesokan harinya, alex begitu gembira ketika Dino kekantornya dengan wajah senduh mengatakan ia baru saja memutuskan angel. Dengan kata kata yang indah ia mengatakan bahwa wanita itu seperti racun dunia yang dapat mematikan pria dalam waktu dekat. Lebih baik pria mementingkan perkerjaan dan suatu saat ketika sukses wanita akan tunduk.
Suatu ketika dino tertidur di kosnya. Hujan tampak rebat di luar. ia terkejut ketika melihat Alex datang dengan penuh basah kuyup. Ia mengeringkan dan meminjamkan pakaian kepada Alex. Ia bingung namun tidak bertanya kenapa Alex basah kuyup karena pria itu hanya terdiam. Dino memberikan sehangat teh kepada pria itu. lalu bertanya”kamu kenapa kok bisa kayak gini”.
“ aku sakit kepala, karena pulang ke rumah terlalu jauh,. Aku putusin kesini dulu.”
“ oh.. yauda kamu tidur dulu disini. Nanti kalau uda redah sakit kepalanya baru pulang. Toh saat ini juga hujan.”
“ Dino.. aku mau Tanya sesuatu padamu..” Tanya Alex. “ apa?.”
“ apakah aku penting dalam hidupmu…” Tanya alex. Dino terdiam bingung.
“ tentu saja kamu penting karena kamu sahabat aku.” Jawaban itu membuat alex menjadi tersenyum kemudian berbaring.
“ temenin aku tidur bisa.. aku agak sedih saat ini..” ucap Alex. Dino yang mengerti keadaan sahabatnya pun mendekati dan tidur bersama dalam sebuah single bad yang mungkin tidak cukup untuk mereka berdua.
“ sudah tenang.. dikit..tidur geh..” ucap Dino.
“ terima kasih ya.. kamu benar2 sangat berharga buat aku..”
Alex pun tertidur dan dino disampingnya membaca buku. Malam itu alex bermalam di tempat dino.
***
Alex mulai menunjukkan tindakan yang berlebihan sebagai sahabat, ia mulai sering mengatur apa yang perlu dilakukan dino. Dino berkembang pesat di modeling. Namun berusaha memaklumi dan mengalah terhadap apa yang dikatakan alex. Kini cinta kedua dalam hidupnya muncul, seorang wanita cantik yang juga seorang model. Lagi lagi kedatangan gadis dalam hidup Dino. Ditentang oleh alex, ia berdalih kalau Safin nama model gadis itu dapat dipake oleh uang yang ada disekitarnya.
Sekali lagi Dino pun percaya. Ia memutuskan hubungan dengan Safin. Alex semakin lama semakin protektif terhadap Dino, ia mulai berpikir dino adalah adiknya, ia mulai menentukan apa yang harus dilakukan oleh Dino. Dino pun tidak tahan dengan sikap itu. dalam sebuah pertemuan.
“ aku tidak bisa diatur terus. Aku sudah besar dan bisa menentukan jalanku sendiri.”
“ kamu bilang begitu karena kamu sudah menjadi model terkenal,. Kamu lupa disaat kamu bukan siapa2. Siapa yang ada dibalik kamu. Kamu ingin melupakan semau itu!”
“ tidak aku tidak mungkin melupakan. Tapi biarkanlah aku bejalan sendiri. Aku sudah besar Lex,. Mengertilah!”
“ tidak.. tanpa aku . kamu tidak akan bisa hidup dengan sukses. Kamu harus ada disamping aku terus.”

Dino marah dan tidak berkata apapun. Ia meninggalkan alex begitu saja. Alex marah dan memukul kaca mobilnya dengan kencang hingga tangannya berdarah.
“ kamu tidak boleh pergi dari aku begitu saja Dino.. tidak boleh” ujar alex dengan emosi.
Luka itu penuh dengan darah. Dino pulang kerumah dengan sejuta pikiran yang menghantuinya. Ia bingung dengan sikap Alex saat ini yang begitu aneh. Walau ia sadar apa yang pernah dilakukan alex padanya. Namun bukan berarti hidupnya harus berada dalam genggaman pria itu. keesokan harinya, alex datang dengan permintaan maaf. Dino melihat luka ditangan alex. namun tidak bertanya apapun. Ia pun memaafkan alex.
Kesibukan di dunia model mulai membuat Dino sedikit melupakan Alex, Alex yang tidak biasa tanpa dino mulai selalu mendatangai dino untuk melihatnya. Tingkah alex terlalu berlebihan, ia bahkan selalu mengomentari sahabat2 dino bila bertemu. Mengancam untuk tidak mendekati dino karena dapat berpengaruh buruk pada dino. Dino menjadi malu karena perbuatan alex., ia pun meminta alex pergi karena sudah tidak tahan,
“ kamu mengusir aku.. kamu mengusir orang yang selama ini menolong kamu”
“ aku tidak mengusir kamu. Tapi kamu membuat aku tidak nyaman dengan sikap kamu. Aku ini Cuma teman kamu.kamu tidak usah bersikap seperti ini..”
“ aku teman kamu. Aku teman yang special dan selamanya akan selalu bersama kamu sedetik pun.”
“ kamu gila ya..” ucap Dino emosi.
Alex terdiam menunduk mendengar kata kata itu. ia pergi dengan wajah emosi. Ketika dino pulang dari acara model , ia menemukan sepeda motor yang ia beli mengalami kerusakan pada bannya. Ia tidak sadar siapa palaku itu. namun terdapat potongan pisau yang merusak bannya. Alex dikamarnya tampa frustasi. Ia mulai mengoresi poster Dino dengan pisau yang ia pegang.
“ aku tidak akan membiarkan kamu pergi dari aku… kamu harus jadi sahabatku. Tidak untuk siapapun” ucap Alex sambil menyayat goresan pisau.
Hari demi hari kejadian aneh mulai terjadi. Dino mulai sering mendapatkan teror sms dari alex yang isinya selalu sama
“ kamu jangan begitu padaku, aku itu sahabat kamu. Aku bukan orang gila. Aku itu sahabat kamu. Kenapa kamu bilang aku gila!”
Sms itu dikirim nyaris setiap menitnya. Dino menjadi tidak tahan. Lalu suatu ketika ia pulang dari kegiatan modelnya. Ia melihat alex sedang menunggunya. Ia menghindar namun alex mengejarnya.
“ kenapa lagi sih, aku uda bilang kita itu ga usah jadi teman lagi,. Aku ga tahan sama kamu.”
“ aku minta maaf aku tidak bisa kehilangan sahabat seperti kamu.”
“ kalau gitu untuk apa kamu sms aku sebanyak itu. apakah kamu mau membuat aku jadi gila seperti kamu!” keluh Dino
“ tidak .. aku tidak gila.. lebih baik aku mati daripada sahabat aku bilang aku gila..”
Tiba tiba Alex menghantamkan tubuhnya ke mobil yang lewat. Dan tubuhnya terjatuh. Dino melihat pemandangan itu panic.
***
Untung saja kecelakaan itu tidak membuat Alex terluka parah. Dino seolah tidak percaya Alex nekad melakukan hal itu. setelah waktu pun berjalan, bukan semakin membaik. Alex menjadi orang yang sangat berbeda, ia bahkan mulai selalu mengancam Dino untuk berhati hati karena ia akan selalu hadir dan selalu membuat dino sadar kalau ia sahabat yang baik. Ia akan melakukan apa saja untuk membuat dino ada disampingnya. Bahkan mengancam
“ aku akan menyiram mukamu dengan air keras agar kamu tidak dapat menjadi model lagi dan kembali ke masa lalu dimana kamu menjadi sahabatku seorang!”
Dino mulai ketakutan dengan kata kata itu, ia sadar Alex bisa melakukan apa saja untuk mencapai ambisinya. Ia pun memilih untuk mengurung diri karena frustasi dengan ancaman itu. setiap harinya ia merenung di kamar dan menjadi paranoid dengan ancaman Alex. alex tidak pernah berhenti untuk mengirimakan ancaman. Hingga ia tidak tahan, dengan wajah penuh emosi. Dino mengambil sebilah pisau yang pinjam kemudian menuju rumah Alex.
“ mau kamu apa sih.. mau kamu apa..” ucap dino dihadapan alex.
“ aku hanya mau kamu kembali padaku. Menjadi sahabatku”
“ tapi aku tidak mau.. lebih baik kamu bunuh aku dengan pisau ini daripada kamu ancam aku setiap harinya dengan tindakan gila kamu..” ucap Dino melemparkan pisau kepada alex.
“ ambil pisau itu. bunuh saja aku.. aku sudah muak dengan semua ini.. aku bisa gila karena kamu”
Alex mengambil pisau itu..
“ aku tidak mau membunuh sahabatku. Aku tidak akan membunuh sahabatku” ucap alex menangis..
Keduanya terdiam.. hening.. dan dino pun meninggalkan alex begitu saja dengan tangis dan pisau yang tetap ada disampingnya. Ia merasa tindakan yang ia ambil mungkin bisa menjadi kenyataan bila alex membunuhnya. Namun di sisi lain ia mulai tenang karena alex tidak melakukannya. Sejak saat itu alex tidak lagi pernah menghubungi dia dengan sms atau pun telepon. Alex seolah menghilang dalam hidupnya.
Dino mulai menyadari pria yang menjadi sahabatnya adalah seorang piskopat dan bahkan bisa dikatakan sebagai sosok aneh. Namun mengapa semua bisa berakhir seperti ini. Selang 1 bulan kemudian sebuah sms masuk ke telepon Dino tertulis
“ aku tetap sahabatmu dimanapun, kapapun, selamanya dan akan selalu menjagamu..”
sms itu dikirimkan oleh Alex yang telah lama menghilang darinya. Dino tidak menanggapin sms dari alex. namun semakin hari sms itu semaking berdatangan. Setiap detiknya hingga 10 hari berlanjut. Dion mulai menjadi emosi, ia bahkan menjadi seperti orang yang kehilangan akal sehat dan berpikir ingin membunuh alex agar tidak lagi menganggu hidupnya. Ia pun menuju rumah alex. dan ketika tiba ia terkejut. Karena di hari itu, ibu alex tampak membakar dupa dan uang kertas untuk memperingati hari ke 40 kematian anaknya.
Alex bunuh diri sesaat setelah pertemuan dengan dion dengan mengantung dirinya di kamar dengan tulisan yang jelas sama dengan sms yang selalu masuk ke ponsel dino. Ia terkejut dan tak sadar ternyata selama ini hantu alex yang mengirim pesan itu padanya. Dan sebuah sms masuk kembali padanya.
“ aku tetap sahabatmu dimanapun, kapapun, selamanya dan akan selalu menjagamu..”

0 comments: