Angel dan Tedy dipertemukan secara tidak sengaja saat mereka bermain games Tekken disalah satu bioskop, pertemuan yang membuat keduanya nyaris adu tonjok di dunia nyata. mereka pikir itu adalah takdir terakhir mereka bertemu, ternyata salah.. mereka bertemu lagi disaat yang sama, terjadi kecek-cokan yang akhirnya membuat mereka sadar.
kalau mereka itu ditakdirkan bukan karena kesengajaan, angel menyimpan misteri dirinya hingga ia menyerahkan sebuah buku harian yang tidak pernah terlupakan oleh Tedy.
angel pergi dari hidupnya dan hanya berkata tunggu dia 10-10-2010?
apa yang terjadi? sebuah kisah fiksi mengulas otak? anda tidak akan menemukan jawaban sampai membaca sampai akhir.
Mengapa harus mati bila ada kehidupan yang bisa kamu dapatkan?
Mengapa harus menangis bila ada tawa yang bisa kamu dapatkan?
Dan
Mengapa harus menyesal kehilangan bila kamu bisa mendapatkan kamu yang kamu inginkan?
Setiap hari, aku selalu berpikir apakah aku benar-benar makluk yang tidak akan pernah merasakan cinta dalam hidupku. Sejak duduk di sd, smp, sma dan hingga lulus kuliah, aku hanya bisa melihat setiap teman-temanku asyik berpacaran. Bukannya aku tidak ingin mencoba mencari, bukannya aku tidak mencoba untuk berusaha, tapi kok nasibku jelek banget? Setiap suka sama gadis yang cantik, ia pasti selalu berkata.
“ Sorry, kamu bisa dapatkan yang lebih baik dari aku?”
Astaga, aku ingin bunuh diri saja rasanya. Kalau dia yang sendirinya merasa lebih buruk saja tidak bisa kudapatkan apa ada yang lebih baik?
Tanya siapa? Itu iklan dari rokok. Kalau tanya temanku selalu dibilang,
“ Masih banyak gadis yang di dunia ini ! Ingat sobat, kita cowok di dunia ini hanya setengah dari laki-laki so tunggu saja!,”
Kalau tanya sama wali yang lagunya selalu bilang ga laku-laku, gimana? Sama aja bloon. Soalnya penyanyinya aja uda poligami dengan dua istri.
Ada saran lebih gila lagi.. teman baikku tiba-tiba telepon suruh ikutan nonton di Indosiar ada acara take mo out Indonesia, segitu menderitanya hidupku hingga harus ikut acara gituan. Bisa bisa nanti ibuku akan menyesal melahirkan putra seperti aku karena akan dibicarakan satu komplek atau bahkan sampai tujuh turunan keluargaku. Ya kalau sudah begini, aku hanya bisa berharap dewa cupid datang padaku, memberikan panah cinta asal jangan dicap homo aja sama teman-teman.
Sabtu seperti biasanya, aku selalu ikut nonton dengan teman-teman jomblo. Karena filmnya akan diputar jam 7 malam, hari ini giliran aku antri tiket dari jam 5 sore. Semoga saja film itu bagus seperti yang direkomdasikan kaskus, kalau ga bakal aku kirimin bata merah yang buat thread. Setelah 15 menit menunggu, akhirnya dapat juga tiket walaupun duduk di depan bangku baris tujuh dari depan. Ingin pulang tapi males karena macet, akhirnya aku memutuskan main game di lounge. Tempatnya sepi sehingga aku memutuskan main game tekken 6 yang baru aja keluar.
Main sendirian sampe bosen menang ga ada lawan, hingga tiba-tiba seorang gadis memasukkan koin dan membuat aku jadi bengong aja,
“ Eh, sorry gua kan lagi main?”
Dia melototku dan berkata, “ Loe, keberatan?”, dalam hatiku berkata keberatan. “ Ya, mau gimana lagi kalau emang uda masukin koin main aja..”
Dia langsung memilih jagoan dan sepertinya hanya ingin merusak kesenanganku saja, game pertama kumenangkan, game kedua kumenangkan dan set terakhir, dia melirikku tajam dan tersenyum.
“ Cuma segitu kemampuan lo?” ledeknya. Hati berujar “ Dari tadi juga ga menang-menang, neh cewe songong abis..”
Dan bertapa memalukan nasibku sebagai laki-laki dan apa tanpa sadar dia gunakan pelet hingga aku tiba-tiba kalah. Setelah itu dia berkata padaku,
“ Kalau mau ulang, silakan beli koin lagi.” Ujarnya,
Aku penasaran, kemudian membeli koin lagi. Melihatnya sedang bermain, aku ingin membalas perbuatannya dengan menghentikan permainan dengan memasukkan koin. Ketika koin itu hendak kumasukan kakinya menutupi lubang koin dibawah game, astaga!! Ujarku dalam hati.
“ Kalau mau main lagi, tunggu gua selesai aja.”
“ Tadi lo gituin gua, kenapa gua ga bisa gituin lo?”
“ Karena gua menang, gua yang berkuasa. Kalau ga senang kita selesaikan di luar saja!”
“ Astaga.. Lo ini cewe apa cowo sih..” ujarku meliriknya dari atas muka hingga kaki tampak wanita asli,
“ Jangan banyak bicara, jangan merusak mood main gua, atau gua panggil saptam usir lo..”
“ Orang gila “ ujarku meninggalkan gadis itu.
Tak akan pernah kulupakan bertapa menyebalkan sosok gadis itu, kemudian aku pergi menunggu diruangan lain dan akhirnya teman-temanku datang. Aku mengutarakan kekesalan aku bertemu dengan gadis aneh yang berlaga preman di ruangan games, teman-temanku menertawakan aku dan akhirnya gadis itu hanya menjadi bayangan burukku dalam kenangan hari ini.
***
Kata orang kalau ingin menjadi pria yang digemari perempuan, aku harus pergi fitnes. Memang benar sih aku terlalu kurus tepatnya ceking itu kata teman-teman mainku. Kami pun sepakat untuk ikut kelas fitnes dan melakukan kegiatan itu selama 3 kali dalam seminggu. Memang dasar aku tidak berbakat, hanya dalam hitungan beberapa kali, tanganku keseleo. Akhirnya membengkak dan harus mencari tukang urut. Berkat bantuan temanku, aku pun bertemu tukang urut, celakanya tukang urut itu berjanji bertemuku di tempat GYM, karena sudah janji akhirnya siang-siang bolong kami berjanji.
Saat aku di urut, aku merintih kesakitan. Tiba tiba didepanku seorang gadis terduduk dengan secankir kopi memperhatikan aku. Karena aku membuka baju, dia mendekatiku,
“ Lo ini merusak mood gua lagi minum kopi disini tau ga? Emangnya ga ada tempat lain buat mijit selain disini..” teriak gadis itu padaku.
Tukang pijit itu bertanya padaku “ Kamu kenal sama dia?” , aku pun bingung dan berkata “ Nggak pak, saya pikir teman bapak” . Merasa dicuekin gadis itu langsung meninggalkan kami dengan tanda tanya?, aku pun tersadar setelah ia pergi ternyata itu kan gadis yang pernah aku jumpa di games bioskop, astaga sifatnya lebih buruk dari presiden Korea utara, dikira Indonesia punya bokap moyangnya apa? Kalau sekali lagi ketemu pasti akan kubalas semua perbuatannya. Keterlaluan !! ujarku kesal.
Aku sudah menduga kalau dia pasti satu tempat fitnes denganku, dan ternyata dugaanku benar. Saat aku hendak berenang, aku melihatnya sedang berdiri di tengah-tengah kolam.” Dasar gadis aneh!” ujarku dalam hati. Dia berdiri sekitar 5 menit sehingga membuatku bertanya-tanya sedang berpikir apa dia di tengah kolam sepi siang bolong begini, kalau mau berenang kok pake baju kayak mau ke pesta gitu. Tiba-tiba dia melompa ke air, aku tersenyum dan berkata.
“ Ternyata bukan sifat dan kelakuannya yang buruk, otaknnya juga ternyata ga beres, siang-siang gini ga jelas berenang pake baju pesta!”
3 menit berlalu.. dia tidak muncul dari air, dan 5 menit berlalu dia juga tidak muncul. Astaga aku panik dan ternyata dia ingin bunuh diri, aku melompat ke air dan mencari tubuhnya yang telah pingsan, aku tarik dia ke atas dan melakukan pertolongan pertama yang pernah aku pelajari di sekolah dulu. Ia selamat dengan batuk-batuk dan tiba tiba bangkit dan menampar aku.
“ Ngapain lo..?”
“ Lo gila ya, bukan berterima kasih uda gua tolong kok, malah gampar gua..!”
“ Siapa yang minta tolong sama lo..”
“ Ck..ck.. Menyesal gua nolong lo!”
Dia bangkit dan meninggalkan aku dan aku benar-benar sangat menyesal mendapatkan tamparan sakit darinya. Tiba-tiba setelah berjalan 10 meter, dia kembali lagi dan menatapku tajam.
“ Nama lo siapa?”
“ Ngapain lo mau tau?”
“ THKS..” Ujarnya dan pergi.
Karena melihat wajahnya yang tiba-tiba penuh penyesalan setelah menamparku, aku jadi tak enak hati.
“ Nama gua tedy..” dia tersenyum dan bertanya,
“ Tedy, boleh gua pinjam anduk lo..”
Akhirnya kami berjalan di ruangan tunggu, aku memberikan handukku padanya. Ia tidak banyak bicara dan menggeringkan pakaiannya dengan cepat. Usai itu, ia melemparkan handuk kepadaku sambil berkata.
“ Apa kita takdir?” tanyanya
“ Maksudnya.”
“ Kita sudah bertemu tiga kali kalau aku ingat, mengapa bisa demikian.”
“ Kaga tau, itu kebetulan aja..!”
“ mungkin saja.. kalau gitu gua mau pulang, lo uda makan?”
“ blom. Kenapa?”
“ Yauda kita makan,anggap ini perkenalan kita.”
Aku terkejut sekaligus merasa sedikit kagok, ini pertama kali seorang gadis mengajak aku makan. Aku menyuruhnya menunggu dan dia mengajakku ke tempat parkiran.
“ Lo naik apa?” tanya dia
“ Mobil, lo?” tanyaku, “ Motor dan lo ikut gua aja, neh kunci motor bawa.”
Aku terdiam, malu rasanya kalau bilang aku tidak bisa membawa motor. Dia memperhatikan aku dan berkata “ kok diem aja, ayo cepet”, ” nama lo sapa tadi gua lupa tanya? “
“ Angel, jalan cepat!”
“ Angel, gua ga bisa bawa motor..nyokap ga boleh bawa sejak kecil!”
“ uda gua duga, sini kuncinya.”
Kami pun pergi dengan pandangan semua orang, karena mungkin aneh karena kok cewe yang bawa cowok? Tak peduli bertapa malunya akhirnya kami tiba di restorant paling mewah di sekitar tempat GYM, aku duduk dan kami memesan banyak sekali makanan. Dia gadis yang makannya banyak sekali, aku saja sampai bengong. Kami tidak bicara saat makan, yang pasti dia hanya bilang tidak tinggal jauh dari tempat ini. Usai makan, ia bangkit dari meja dan berkata
“ Apa kita takdir tedy?”
“ Sepertinya nggak deh, kebetulan aja hehehe” ujarku, ketika mendengar jawabanku, wajahnya tiba-tiba berubah,
“ Gua kenyang, mau pulang. Karena suasana hati gua tiba-tiba buruk, lo yang bayar makanan ini?”
Astaga! Aku tidak pernah berpikir bahkan bermimpi mau makan ditempat seperti ini kalau ternyata dia tidak mau shering pembayaran sama aku. Akhirnya dengan berat hati aku membayar semuanya, ketika aku keluar dia sudah menghilang. Ia meninggalkan aku untuk jalan kaki hingga ke tempat GYM. Bertapa sungguh menderitanya nasibku, sudah menolong malah jadi bolong. Sungguh ingin menangis dalam hati mengapa aku ditakdirkan seperti ini. Semoga saja takdirku dengannya benar-benar berakhir, jangan pernah lagi dia muncul dalam hidupku , doaku pada Tuhan.
Beberapa hari kemudian, saat aku Fitnes bersama teman-temanku. Saat kami berdiskusi, Angel muncul diantara kami. Dengan tersenyum, ia menarik tanganku. Aku heran dan teman-temanku langsung bersiur-siur meledek-ledek kami. Ia berkata
“ Cowok-cowok ganteng, ga keberatan kan? Kalau gua pinjem temen lo ini sebentar!”
Salah temanku berkata “ Nggak papa kok, dibawa pulang atau dibungkus juga boleh”
Ia menarikku, aku ingin menolak tapi tak berdaya karena teman-temanku terlihat lebih bersemangat, bahkan aku masih bisa mendengar kata-kata mereka “ Ditunggu makan-makannya ya men, you so lucky.hahaha”. aku berhenti dan bertanya padanya.
“ Mau ngapain sih?” ujarku, “ Ikut gua aja, gua mau bicara penting sama lo”, “ Disini ajalah?” kataku,
“ PLZ..” Ujarnya memelas, akhirnya aku pun ikut dengannya. Kami pergi berjalan kesekitar café tempat fitness. Ia memesan kopi dan menawarkan aku juga, aku menolak tapi dia langsung memesannya tanpa memperdulikan penolakkanku.
“ Menurut gua, kita takdir..”
“ Iya, itu uda pertanyaan lo ketiga sejak kita ketemu.”
“ Jadi lo setuju kita takdir..”
“ Ya.. ya.. ya..” ujarku malas.
“Kalau gitu, terimalah ini”. Ia memberikan aku sebuah buku kecil ,Aku heran dan bertanya? “ untuk apa ini?” “ ini buku harian gua.” “ so” tanyaku, “ lo akan tau mengapa gua bilang kita takdir.”. aku tersenyum dan menjawab.
“ lucu sekali lo, suruh gua baca buku harian loe dan berkata kalau gua akan tau mengapa gua takdir sama lo?”
“ Hanya itulah yang bisa membuat gua tenang, jadi baca ya..”
“ Ya.. ya.. Ya..”
Dia bangkit dan berkata
“ Karena suasana hati gua lagi baik. Lo yang bayar minuman ini?”
“ OK” ujarku, karena kemarin dia berkata Suasana buruk pun aku harus membayar, jadi ya tak masalah. Aku anggap dia orang gila, menyuruhku membaca diarinya. Lalu menyuruhku membayar semua yang ia makan dan minum. Saat aku kembali diantara sahabat-sahabat yang meledekku, aku melemparkan diari itu diantara mereka. Dan tanpa kusadari, Angel muncul didepanku. Ia melihatku melempat buku hariannya, ia melotokku. Dan wajahnya bersedih, aku tidak bisa berbuat apa-apa. Dia langsung berlari meninggalkan kami.
Melihat wajahnya demikian bersedih karena perlakuanku, aku benar-benar tidak enak hati. Sepanjang malam aku tidak bisa tidur dan akhirnya aku pun membaca isi buku harian itu. Sebuah kisah panjang
perjalanan hidupnya. Disana ia bercerita sebuah kisah cintanya, kisah dimana ia memulai dari sebuah games yang selalu ia mainkan, Tekken 6. Game yang mempertemukan kami. sejak remaja ia menyukai permainan game itu hingga ia terus berlatih bermain game itu, kemudian suatu ketika ia mengikut pertandingan dan kalah di final dengan seorang pria yang bergitu memikat hatinya.
Ia berjanji akan berlatih terus untuk mengalahkan pria itu, pria itu memang seorang juara sejati. Mereka berjanji setiap senin, jam 6 sore mereka akan bertemu untuk bertanding di bioskop yang sama. 3 tahun lamanya mereka melakukan pertandingan dan Angel tidak pernah menang. Angel menangis hingga di hari terakhirnya ia bersama lawannya itu. Pria itu berkata
“ Mengapa kamu menangis?” tanya pria itu.
“ Karena aku tidak pernah menang melawan kamu dan aku sangat bersedih hati.”
“ Mengapa kamu begitu ingin mengalahkan aku?” tanya pria itu.
“ Karena aku adalah seorang juara yang tidak pernah terkalahkan hingga munculnya kamu!”
“ Maafkan aku kalau begitu, aku menyesal.”
“ Aku merasa sangat bodoh, bodoh sekali.. kenapa harus kalah dengan kamu.”
“ Kita bertemu lagi kalau kamu merasa sudah siap untuk melawan aku.” Ujar pria itu pergi dan meninggalkan Angel menangis.
Seminggu kemudian, mereka bertarung kembali, Angel tidak berhasil memenangkan pertandingan itu, ia begitu sedih tapi sebaliknya pria itu kembali dengan senyuman seperti biasanya. Setelah itu catatan itu berakhir dengan tanda tanya.
Kisah itu membuatku bingung dan bertanya-tanya. Keesokan harinya dengan bantuan dari menejer fitness aku berhasil mendapatkan alamat rumah Angel, aku pun menuju rumahnya. Ketika aku datang, ia sedang terduduk ditaman. Ia menyadari kedatanganku, ia mepersilakan aku masuk.
“ Maaf kalau kemarin gua bikin lo marah. Gua mau kembaliin buku harian lo”
“ Gapapa.”
“ Sorry, gua uda baca buku harian lo.Sungguh gua ga nyangka kalau lo ini juara games Tekken. Tapi gua bingung buku ini tiba-tiba berhenti dengan tanda tanya.”
“ lo bener-bener pengen tau?”
“ iya..kalau ga keberatan.”
“ OK! Kalahin gua dulu di games tekken maka lo akan tau.”
“ Waduh berat dong, kan lu juara, gua amatir..”
“ Kalau gitu ga usah tau..” ujarnya jutek.” Ok, gua mau. Tapi kasih waktu gua latihan dulu.”
“ Ini nomor telepon gua, kapan lo siap, silakan hubungin gua..” ujarnya sambil memberikan catatan tulisan nomor teleponnya.
Aku pun pulang kembali dengan penuh semangat, aku ingin bisa mengalahkannya. Ntah apa yang mendorongku ingin sekali melawannya. Setiap hari aku berlatih dengan baik hingga akhirnya kutantang dia untuk bermain. Sering kali aku mengajaknya bermain, hingga bahkan aku tidak pernah menang darinya. Aku mulai menyerah, akhirnya aku menjadi bt-sendiri.
“ Kenapa lo ga mau kalah sama gua sih? “
“ Ya, karena gua ga mau kalah.”
“ Kalau gitu kapan gua bisa tau akhir cerita harian lo.”
“ Kalau lo uda kalahin gua..”
“ kalau gitu gua nyerah deh.. percuma juga..”
“ Ya sudah gua pulang.. sampai jumpa.!”
“ Tunggu.. kita main terakhir kali.. kalau gua kalah selamanya gua ga akan pernah cari lo lagi..!” ujarku serius.
Ia menatapku tajam dan langsung duduk menungguku di meja games, ntah apa ini keberuntunganku, aku menang darinya. Dengan bersorak gembira, akhirnya aku bisa tau ending cerita yang membuatku sudah merasa jenuh dan sensara lamanya.
“ lo mau tau ending ceritanya..?”
“ iya..siapa cowok itu.?”
Angel terdiam.
“ Gua pernah bilang sama lo dan selalu bertanya sama lo, apakah kita takdir ted?”
“ lalu?” tanyaku bingung.
“ Cowok yang ga pernah bisa gua kalahin adalah lo..”
“ Hah..bagaimana bisa?”
“ Kelak lo akan ngerti, sekarang lo uda tau semuanya. Sekarang gua pamit..”
“ Mana bisa begitu.. gua ga jelas maksud lo..”
“ Ted, satu hal yang perlu lo tau. Gua selama ini hanya ingin menang supaya gua bisa tetap ketemu lo, kalau gua menang maka permainan berakhir dan kita berpisah.. itu yang gua takutin.. tapi.. gua senang, akhirnya gua tau siapa yang menjadi misteri dalam hidup gua.. dan itu adalah lo..”
“ Lo akan pergi dari gua begitu saja?”
“ Nggak, gua akan kembali. Saat gua kembali, tolong.. Jangan pernah biarkan gua menang dari lo, belajarlah tekken yang bagus, ok! Dan ingatlah tanggal ini 10-10-2010, hari itu akan menjadi hari paling sejarah dalam hidupku, jangan pernah mengalah padaku sampai tanggal itu. Ingat!”
“ lama amet itu kan setahun lagi, emang kenapa? “
“ Thks.. sampai jumpa ted”
“ Angel.. gua ga akan pernah kalah lagi sama lo.. ingat itu! Siapapun lo dan bertapa anehnya lo. Thks!”
Ia berlalu dalam hidupku sejak saat itu dengan senyuman terakhirnya. Sebuah misteri yang tidak akan pernah aku bisa ingat, aku berjanji dalam hatiku kalau kelak aku berjumpa dengannya lagi, aku tidak akan pernah kalah lagi dengan dia. Gadis yang aneh, walaupun aku sadar ia hanya mengalah padaku saat tadi. Jawaban dari akhir ceritanya juga aneh, tapi itulah yang membuatnya menarik apalagi ditanggal yang ia sebutkan 10-10-2010. Misteri yang akhirnya membuatku bisa mengerti mengapa ia harus muncul dalam hidupku
Semenjak ia pergi, ia tidak pernah kembali lagi. Aku terus berlatih dan berlatih, aku mengikuti sebuah kontes pertandingan tekken nasional. Aku pikir Angel akan disana, benar dugaanku. Aku melihat namanya di list yang memastikan kalau kami bisa berjumpa di final. Ternyata kami berjumpa di final, ia menatapku kosong, sepertinya ia tidak ingin mengenalku. Aku berkata padanya,
“ Kali ini, kamu pasti kalah Angel?”
“ Sombong..!” ujarnya padaku.
Aku menang dan ia mendekatiku, rasanya déjà vu ini pernah terjadi dalam hidupku. Aku bingung, mengapa hal ini pernah terjadi dalam hidupku. Terlebih kata-katanya sama persis dalam pikiranku.
“ Aku ga terima kalah sama kamu, aku tunggu kamu setiap senin sore di lounge bioskop ini setiap jam 5. Jangan pernah ga datang kalau kamu jantan..”
Astaga! Ini adalah hal-hal yang pernah terjadi dalam buku harian Angel, bagaimana bisa terulang lagi? aku bertanya pada Angel “ Kamu benar-benar ga ingat aku?” dia menjawab,
“ Siapa lo, artis, pejabat, teroris?” ledeknya.
“ Nggak papa, gua terima tantangan lo.”
10-10-2010, hal terakhir yang angel katakan padaku saat dulu. Aku mengalah tepat di hari itu denganya setelah sekian lama kami bertanding dan ia tidak pernah kalah. Ia menang dariku dengan air mata, sesuatu yang tidak pernah kupikirkan dan dia berkata,
“ Akhirnya gua menang dari lo, setelah sekian lama. Terima kasih Tuhan..”
“ Ya lo memang hebat, Angel..”
“ Karena gua menang, gua boleh minta apapun dari lo kan?” tanya Angel.
“ Boleh..”
“ Lo jadi pacar gua aja, kita habiskan waktu bersama seperti yang pernah terjadi dalam hidup kita selama ini selama main tekken”
“ OK..”
“ Karena suasana hati gua lagi senang, lo traktir gua” kata Angel.
“ Mau makan dimana?”
“ Di tempat yang mewah”
“ Ok, tapi gua uda ga ada mobil. Kemarin mobil gua kecelakaan, karena lemnya blong, supir gua sekarat.”
“ Kalau gitu naik motor gua aja”
Aku tersenyum dan kami pun kencan pertama kalinya.
FLASHBACK.
Kini aku mengerti siapa Angel sebelumnya yang bertemu denganku. Angel meninggalkan saat itu dan pergi ke kolam renang, ia melompat ke dalam air dan tidak pernah muncul lagi. Saat ia muncul dari kolam renang, seseorang telah berdiri disampingnya.
“ Ayah.. “
“ Gimana nak, kamu sudah ingat semuanya..”
“ Aku ingat.. terima kasih..”
“ Kamu telah merubah sejarahmu sendiri di masa lalu, semoga kamu tidak pernah menyesal nak”
“ Tidak akan. Walaupun di masa ini aku tidak akan bisa melihatnya lagi, tapi aku bahagia..akhirnya aku bisa melihat masa lalu dan rasa penasaranku selama ini.”
“ Ayah ikut senang, Amnesia kamu telah berakhir mulai detik ini.. Selamat datang sayang di tahun 2018.”
Tamat
Di masa lalu, Angel dan Tedy mengalami sebuah kecelakaan mobil tepat tanggal 9-10-2010,Tedy tewas di hari itu, Angel berhasil selamat tapi kehilangan ingatan semua masa lalunya. Ayahnya merasa sangat prihatin, ia melihat anaknya hanya menyimpan buku harian yang tidak pernah ia lepaskan setiap malamnya. Berkat teknologi yang maju di masa depan, ayahnya mengirimkan kembali Angel untuk melihat siapa pria yang selalu menjadi misteri dalam hidupnya itu.
Dan mengapa itulah Angel meminta Tedy tidak pernah mengalah padanya sebelum tanggal 10-10-2010, karena bila tanggal 9-10-2010 ia mengalah, mereka akan pergi berkencan untuk pertama kalinya dan tanpa sengaja mobil mereka mengalami kecelakaan.


0 comments:
Post a Comment